Pilih Komputer Rakitan atau Komputer Built-up ?

Tergantung dari kebutuhan sih hehe karena komputer rakitan dan komputer built-up sama-sama mempunyai fungsi yang sama yaitu sistem pengolah data atau yang disebut dengan sistem komputer. Cuman memang ada kelebihan dan kekurangan sih dari keduanya.

Kalau dibilang pilih mana ? apakah baiknya menggunakan komputer rakitan atau langsung membeli built-up dari pabrikan semua tergantung kebutuhan. Di bawah ini akan saya coba jelaskan pertimbangan – pertimbangan sebagai masukkan kepada Anda apakah memutuskan untuk memilih dan membeli komputer rakitan ataukah komputer built-up

Perbandingan KOMPUTER RAKITAN KOMPUTER BUILT-UP
Customable Kita dapat menentukan sendiri merk dan spesifikasi hardware yang nantinya akan kita rakit menjadi sebuah sistem komputer ( Processor, Mobo, RAM, HDD, Case, dll ) Merk dan spefisikasi hardware sudah ditentukan oleh Pabrik dan kita tinggal memilih spesifikasinya secara umum
Quality Control Karena hasil merakit sendiri kita tidak bisa memastikan kualitas dari hasil rakitan komputer kita, (bahasa sederhananya pokoknya komputer bisa nyala dan bisa digunakan hehe)

Entah itu konsumsi daya pada PSU-nya, atau kemampuan maksimum processor dengan motherboard serta RAM, dll Kita tidak pernah tahu pasti kualitasnya seperti apa!

Kalau komputer Built-up sudah terkontrol kualitas karena memang sudah melalui riset dan prosedur produksi yang panjang sesuai standarisasi

Misalnya PSU sudah diukur pas sesuai dengan konsumsi daya pada semua hardware di dalamnya

Daya Tahan Tergantung hasil rakitannya, benar atau salah, seimbang atau timpang. Misalnya kita menggunakan VGA Card 512 Bit, tapi menggunakan mobo standart, sayang kan ! karena VGA tidak dapat bekerja maksimal karena mobo tidak bisa mengimbangi VGA.

Akibatnya umur dari hardware akan lebih pendek karena rentan untuk rusak (trouble)

Pasti akan tahan lebih lama dibandingkan komputer rakitan bagaimapun juga, karena sudah terkualiti kontrol dan terstandarisasi
Upgradable Lebih mudah untuk diutak-atik dan diupgrade hardwarenya. Bisa diupgrade hardwarenya namun untuk mencari hadrware yang compatible harus sesuai dengan pabrikan itu cukup sulit.

Kadang beberapa tipe tertentu tidak bisa diupgrade.

Sparepart Lebih mudah untuk mencari sparepart yang kompatible (cocok), jika ada hardware yang rusak Sulit untuk mencari sparepart yang sesuai, karena harus melalui service center resmi jika mengalami kerusakan hardware.
Harga Cenderung Flexibel dan Lebih Murah Flat dan Lebih Mahal Pastinya.

Jadi pilih yang mana nih ? ^_^

Sekali lagi, itu semua tergantung dengan kebutuhan (budget nomer 2), jika kita butuh komputer untuk kebutuhan mengetik dan browsing internet saja dan penggunaan tidak seberapa ya mending pilih komputer rakitan standar saja. Namun jika kebutuhan kita untuk mengetik dan browsing internet untuk penggunaan di atas 8 jam setiap hari, maka komputer built-up disarankan.

Oke itulah beberapa perbandingan untuk bagaimana kita menentukan apakah memilih membeli komputer rakitan atakah komputer built-up, semoga membantu dan bermanfaat, terima kasih.